My favorite Songs

Tuesday, November 30, 2010

Kelmarin dan hari ini

Langit mendung di luar sana...
Gelap suram dingin dan pilu...
Sama seperti apa yang aku rasa...
Rasa detik hati yang merindu..


Kelmarin....pagi-pagi lagi aku sudah mengirim mesej selamat pagi,
Sebagai tanda aku mengingati dirimu..
Kelmarin....Setiap malam aku menghubungimu,
Semata-mata kerana rindu ingin mendengar suaramu..

Hari ini....siapa agaknya yang mengingatimu?
Dan siapa yang kau ingat?
Hari ini....siapa agaknya yang kau rindu?
Dan siapa yang menghubungimu.

Kelmarin....aku sering mengganggu nyenyak tidurmu,
Tapi kau tetap melayan kerenahku,
Kelmarin...aku masih boleh memangil namamu,
Dan kau masih menyahut panggilanku..

Hari ini.....siapa agaknya yang memecahkan mimpi-mimpi mu?
Dan kerenah siapa pula yang menyusahkanmu.
Hari ini....siapakah yang memanggil namamu?
Dan siapa pula yang menyaut panggilan itu.

Hidupku dalam bayanganmu...
Aku buntu!!!

Monday, November 29, 2010

KAU TIPU AKU-KANGEN BAND

Betapa remuk jantungku
Kau tipu aku
Kau tipu aku
Betapa sakit hatiku
Kau buang aku
Kau buang aku

Ku tatap langit yang hitam
Saat menanti malam
Kau pun tak kunjung datang
Kau buat gelap pelangi
Lalu kau datang lagi
Membuat luka ini

Kau jangan mencoba untuk di sini
Kau jangan mencoba untuk kembali
Bila kau di sini
Biar ku yang pergi
Kau telah ingkari semua janjimu
Kau telah ingkari semua sumpahmu
Sudah usai sudah cerita tentang kita
Jangan pernah kau di sini
Jangan pernah kau kembali
Jangan pernah kau di sini
Ulang Chorus 2X
Betapa remuk jantungku
Kau tipu aku
Kau tipu aku

Bila cinta kini tak lagi bermakna,
Yang ku rasa kini hanyalah nestapa,
Ditinggalkan cinta masa lalu...

Dulu kau tawarkan manisnya janjimu,
Dan ku sambut itu dengan segenap hatiku,
Hingga engkau pergi tinggalkanku....

Hilangnya cintamu...Menusuk hatiku....
Hingga ku memilih....cinta yang fana....
Perginya dirimu....Merobek jantungku...
Hingga ku terjatuh....dalam harapan...

Ku sebut namamu,
Di setiap doaku,
Dan ku kan setia kenangan tentangmu,
Yang ku dapat hanyalah bayangmu..

Hilangnya cintamu...Menusuk hatiku....
Hingga ku memilih....cinta yang fana....
Perginya dirimu....Merobek jantungku...
Hingga ku terjatuh....dalam harapan...
Dalam harapan....
http://www.youtube.com/watch?v=NoJx2YvqS7E

Ikhtiar

Pabila ku imbas kehidupan baru ku sedar,
Ia bagai satu roda berputar,
Turun naiknya di baca dan di jaga.

Ramai juga telah ku temu datang dan pergi,
Ada lebih lama ada sehari,
Ada masih ada,juga ada yang telah pergi...

Kekasih menjadi orang asing,
Rakan karib buatku rungsing,
Buat apa pening-pening,
Ku sakit hati dengan mu,
Tanpamu ku tahu aku saja yang mampu,

Menentu hala tuju,
Membahgiakan diriku,
Mewarnakan hidupku,
Jangan sekali engkau sangka,
Diriku kan merana,
Diriku akan sukar,
Kerana kau tiada,
Aku tak gusar ku kan terus ikhtiar,

Walaupun kau tiada aku tak gusar,
Ku kan ikhtiar.

Setinggi-tinggi bangunan ada cecah angkasa,
Bisa runtuh dalam sekelip mata,
Kini apa saja boleh berlaku,
Apa saja.

Mungkinkah ini naluri manusia biasa,
Mudah berjanji juga mudah lupa,
Berdendam dan jatuh menjatuh sama kita.

Musuh jadi teman sejati,
Orang asing jadi kekasih,
Buat apa bermuka-muka katakanlah saja,
Di hatiku pasti ku saja yang ku perlu,

Menentu hala tuju,
Membahgiakan diriku,
Mewarnai hidupku,
Jangan sekali engkau sangka,
Diriku kan  merana,
Diriku akan sukar,
Kerana kau tiada aku tak gusar ku kan ikhtiar

Manakah wujud teman sejati?
Manakah ada cinta nan suci,
Jika?
Jika ada buktikanlah,
Kerna?
Harapan tipis ku hampir musnah!!!!

WALAUPUN KAU TIADA AKU TAK GUSAR AKU KAN IKHTIAR,

kerna aku saja yang mampu,
Menentu hala tuju,
Membahgiakan diriku,
Mewarnai hidupku,
Jangan sangka!!
Diriku kan merana,
Diriku akan sukar,
Kerana kau tiada aku tak gusar ku kan terus ikhtiar

Pening-pening ku sakit hati denganmu,
Tanpamu ku tahu ku saja yang mampu,
Buat apa bermuka katakanlah saja,
Aku terus ikhtiar

Pening-pening ku sakit hati denganmu,
Tanpamu ku tahu ku saja yang mampu,
Buat apa bermuka katakanlah saja,
Aku terus ikhtiar!!

Sunday, November 28, 2010

Aku dan diriku.

Setitik demi setitik air mata berguguran jatuh ke pipi..
Pilunya hati bagai di sentap mawar berduri..
Mengapa semua ini berlaku lagi??
Oh tuhan...tabahkan hati ini...

Aku tak pandai mengarang secebis puisi..
Aku hanya mampu merungkai rasa sekeping hati,
Yang hancur berkecai terhempas berderai..

Hati yang luka...pasti boleh di cantum kembali,
Dengan hadirnya cinta sekali lagi,
Dan ia akan tetap menjadi sekeping hati,
Tapi....ia adalah hati yang pernah berderai.

Kenapa agaknya sakit kali ini,
Sungguh berlainan sekali,
Udara yang ku hirup terasa menusuk terus ke sanubari,
Aku tak mampu bertahan lagi...

Kecewa...cepatlah kau pergi...
Aku tersiksa jika kau masih di sini.
Riang tawa...cepatlah datang kembali...
Memberi warna setiap hari.

Wahai bayangan...janganlah kau datang mengganggu lagi...
Kerna aku tak sanggup hidup dengan mengejar mimpi.
Menagih sesuatu yang tak pasti,
Mengimpikan kebahagiaan yang tak mungkin berulang kembali,